| Dok Pribadi |
Sebuah catatan perjalanan dan tempat berbagi pengetahuan tentang kegiatan alam bebas di daerah tropis.
Kamis, 16 November 2017
Mencermati Sebuah Nasehat
Pada suatu latihan, saya bersama teman satu regu ditugaskan melakukan penyisiran yang merupakan bagian dari praktek pencarian dalam sekolah ESAR Wanadri 2005. Kami melakukan penyisiran mulai dari sungai di ujung kampung (bagian hilir). Satu jam berjalan, kami bertemu dengan air terjun dengan tinggi dibawah 2 meter. Sebagian teman kami berteriak, “kalau saja air terjunnya lebih tinggi kita bisa mandi-mandi dulu”. Kami terus berjalan hingga di depan kami ada air terjun yang lebih tinggi. Kami pun bergembira karena kejernihan airnya dan keindahannya. Kami berhenti sejenak untuk sekedar membersihkan sebagian pakaian dan peralatan yang kotor.
Label:
alam,
bebas,
bushcraft,
carstensz,
gps,
gunung,
hutan,
imosa indonesia mountain specialist,
Knowledge,
Knowledge Prinsip,
kompas,
navigasi,
Perjalanan,
Peta,
prinsip,
prosedur,
survival,
terbuka,
trekking
Kisah Dibalik SAR Argopuro
Awal tahun 2006, sepulang mini season dari Lampung, saya mendapat tugas untuk berangkat dalam operasi SAR Argopuro. Waktu itu beberapa orang Anggota Mahitala Unpar mengabarkan terkait salah seorang anggotanya yang tak kunjung pulang dari Gunung Argopuro.
Belakangan diketahui bahwa namanya adalah Vincenccius, sebelumnya dia ikut dalam mini sesoan yang diselenggarakan oleh seangkatan saya di Wanadri, namun ditengah perjalanan Vincen memutuskan untuk berpisah ditemanai salah seorang teman dari Unpar juga, mereka berdua memutuskan untuk mendaki Gunung Argopuro, setibanya di Pos Jaga, mereka sempat dilarang sebab cuaca sedang tidak bersahabat, kalau tidak salah waktu itu bertepatan dengan terjadinya banjir bandang Jember. Namun setelah berdiskusi Vincen mendapat ijin mendaki, namun waktu itu dia mendaki sendiri sedangkan......memutuskan untuk kembali.
Selasa, 14 November 2017
Knowing Your Limits
Tidak sedikit orang celaka karena ketidaktahuan akan batasan
kemampuan dirinya. Rasa takut berlebihan yang menyebabkan proteksi berlebihan
pula, malah berimbas mengenaskan. Lebih dari itu, ketika seseorang
terjangkit penyakit angkuh dan menganggap remeh bahaya kemudian melebihi batas
kemampuan dirinya, hal itu dapat menyebabkan kematian.
| Foto : Nurhuda (Dokumentasi Imosa) |
Langganan:
Postingan (Atom)